Sekitar 6 Tahun
yang lalu,Di mana masa yang paling berkenang ada pada waktu itu. Ardra,Coki,Gihan
dan Aku yang bernama Faris keempat orang itu lah yang akan menjadi karakter
utama pada Cerpen ini.
Pada siang
hari kebiasaan buruk ku adalah menyeser ikan di selokan yang kotor tapi
sayangnya ikan ku dapatkan mati setelah ku tutup. ruang udaranya aku
selalu menggunakan Toples kue Ibu ku sebagai wadah ikannya tidak lama setelah
aku mendapatkan 50 ikan. aku melihat sebuah anak laki-laki yang seumuran ku
sedang duduk di depan Halaman rumahnya sambil termenung dan Aku bertanya kepada
dia ‘Hei lo anak Al-Kautsar’ dan dia menjawab ‘Ya gua masih kelas 3’ dan aku
menjawab ‘Siapa nama lo??’ dan dia menjawab lagi ‘Nama gua gihan lo?’ dan aku
menjawab ‘Faris’ tapi tidak lama dari itu dia pergi untuk LES dan aku berpikir
aku tidak bisa berteman dengan dia.Setelah 2 Hari aku di panggil Coki untuk
bermain bola dengan Gihan aku pun sangat senang dan aku pun mengajak adik yang
bernama Ardra.Kami selalu bermain bola di jalan bagi kami jalan itu adalah
Lapangan SAN SIRO Italia walaupun banyak hambatan yang menghalang tapi unik nya
dari kami adalah setelah bermain bola kaki pasti berdarah karena selalu
menendang paping jalan.Kami pun membuat Geng yang bernama macan putih mata
petir dan hebatnya geng ini menangnya jago di kandang karena saat kalah kami
langsung lari ke Rumah masing-masing.Waktu berlalu tak terasa bagi kami sudah
mulai mengurangi bermain karena waktu ini aku harus sudah mulai Fokus
belajar.Tapi bagiku mereka adalah sesuatu yang tidak pernah tergantikan mungkin barang termahal di dunia
ini pun tidak akan bisa mengantikannya.
By : Alfarizi Nur (Faris)






0 komentar:
Posting Komentar